Narkoba dan Miras

Desember 31, 2007

                                                      NARKOBA DAN MIRAS

Penyebaran narkoba dan miras saat ini sudah sangat mewabah dalam masyarakat. Penyebarannya tidak lagi mengenal status sosial ekonomi serta usia. Pembentukan Komisi Nasional Penanggulangan Narkoba dapat memperlihatkan bagaimana gawatnya persoalan yang dihadapi.

Kamu hendaknya mewaspadai masalah ini dan saling membantu jika ada salah seorang temanmu yang kecanduan, karena hanya dengan dukungan dari orang sekeliling maka dia akan dapat disembuhkan.

Disamping itu kamupun secara sadar maupun tidak dapat terjebak dalam permasalahan narkoba dan miras karena kecanggihan para bandar. Karena itu bersatulah dan lawanlah secara bersama penyebaran narkoba dan miras, tentu saja dengan cara-cara yang baik.

Apa yang perlu kamu ketahui tentang narkoba/miras?

Narkotika dan obat-obatan berbahaya (narkoba) adalah jenis obat yang mempunyai efek tertentu sehingga berbahaya jika dikonsumsi secara sembarangan, karena itu penggunaannya harus dikontrol oleh dokter.

Efek-efek tersebut antara lain: menyebabkan lumpuh atau mati-rasa (narkotika); mengurangi rasa sakit, mengendorkan syaraf, menenangkan dan membuat tidur (depresan); merangsang syaraf pusat agar energi atau aktivitas meningkat (stimulansia); dan merubah pikiran atau perasaan agar terasakan hal yang luar biasa (halusinogen). Ketagihan Narkoba akan menyebabkan penurunan kekebalan, keracunan darah dan dapat pula menyebabkan kematian. Sedangkan Miras (minuman keras) adalah minuman yang mengandung alkohol dan dapat menimbulkan ketagihan, bisa berbahaya bagi pemakainya karena dapat mempengaruhi pikiran, suasana hati dan perilaku, serta menyebabkan kerusakan fungsi-fungsi organ tubuh.

Efek yang ditimbulkan adalah memberikan rangsangan, menenangkan, menghilangkan rasa sakit, membius, serta membuat gembira.

Bagaimana kamu dapat secara sederhana mengenali narkoba/miras?

Selain obat-obatan tertentu dari dokter, berbagai bahan di sekitar kamu bisa memberikan efek seperti di atas, di antaranya bunga dan daun ganja (bahan bumbu masakan), jenis kaktus tertentu, dan jamur tahi sapi.

Sedangkan minuman beralkohol, selain yang banyak di jual sebagai bir, wisky, vodka dengan berbagai merk, juga sering dibuat sendiri seperti tuak atau arak (dari pohon aren/nira), ciu atau brem (sari ketan, tebu), dan anggur beras.

Banyak pula “jamu” atau “obat kuat” yang dijual disajikan dengan anggur, yang bila diminum berlebihan atau terlalu sering malah akan menjadikan ketagihan dan berakibat buruk. Tidak jarang orang mengalami kematian karena secara ceroboh mencampur adukan minuman keras dengan obat-obat keras sehingga memberikan akibat yang fatal.

Tanda-tanda sederhana yang dapat kamu kenali jika temanmu kecanduan narkoba/miras?

Bila kamu menemui beberapa ciri di bawah ini, mungkin dia sedang  kecanduan narkoba/miras:

  1. Perubahan perangai atau perilaku seperti: yang biasanya periang tiba-tiba    menjadi  pemurung, mudah tersinggung dan cepat marah tanpa alasan yang jelas.
  2. Sering menguap dan mengantuk, malas, melamun dan tidak mempedulikan kebersihan atau penampilan diri.
  3. Menjadi tidak disiplin, atau sering kabur, baik di rumah maupun di sekolah
  4. Nilai rapor atau prestasi lainnya menurun
  5. Bersembunyi di tempat-tempat gelap atau sepi agar tidak terlihat orang
  6. Lebih bergaul dengan orang-orang tertentu saja yang mempunyai ciri-ciri seperti tanda-tanda di atas.
  7. Mencuri apa saja milik orang tua atau saudara untuk membeli minuman atau obat-obatan terlarang.
  8. Sering cemas, mudah stress atau gelisah, sukar tidur.
  9. Pelupa, seperti orang bego atau pikun. 
  10.  Mata merah seperti mengantuk terus atau memakai kacamata hitam.

Seberapa Parahkah Penyebaran Narkoba dan Miras

Narkoba dan miras khususnya narkoba sudah sangat membahayakah kehidupan. Data statistik memperlihatkan jumlah pemakai narkoba dan miras cenderung meningkat dari tahun ke tahun.

Korban dari narkoba tidak lagi mengenal batasan umur dan status sosial ekonomi. Tua, muda bahkan anak yang baru menginjak remaja sudah banyak yang terjerat atau menjadi pemakai narkoba. Kebanyakan pecandu terdiri dari kaum remaja, baik mereka di kota maupun di desa, yang berasal dari keluarga kaya maupun miskin, berpendidikan tinggi maupun biasa-biasa saja.

Apa akibat penyalahgunaan Narkoba/Miras?

Apabila kamu atau temanmu menggunakan secara terus menerus selama satu bulan atau lebih maka akan menjurus pada gejala:

  • malas makan, sehingga fisik lemah dan kekurangan gizi
  • hidup jorok, sehingga terkena eksim, penyakit kelamin, lebih lanjut paru-paru, hepatitis
  • sering sakit kepala, mual-mual, muntah, murus-murus, sulit tidur
  • gangguan otot jantung dan tekanan darah tinggi
    gangguan gerak dan keseimbangan tubuh
  • lamban kerja, ceroboh kerja, sering tegang dan gelisah
  • hilang kepercayaan diri, apatis, pengkhayal, penuh curiga
  • gangguan mental, anti-sosial dan asusila, dikucilkan oleh lingkungan
  • cenderung menyakiti diri, bahkan bunuh diri
  • kematian karena kerusakan organ tubuh 

Bagaimana akibat Miras bagi Kesehatan Reproduksi?

Menggunakan Narkoba dan Miras dapat berakibat buruk bagi kelangsungan hidupmu dan keturunanmu, diantaranya:

  • Pola hidup yang jorok dan melupakan norma susila, sering mengakibatkan tertular penyakit kelamin (PMS, HIV/AIDS) yang menularkan kepada pasangan, dan dapat pula secara langsung menular pada bayi yang dikandung atau bayi lahir cacat.
  • Kecanduan obat terlarang pada orang tua dapat mengakibatkan bayi lahir dengan ketergantungan obat sehingga harus mengalami perawatan intensif yang mahal.
  • Kebiasaan menggunakan Narkoba/Miras dapat menurun pada sifat-sifat anak yang dilahirkan, yaitu menjadi peminum atau pecandu, atau mengalami gangguan mental/cacat.
  • Wanita “pemakai” mempunyai sikap hidup yang malas dan kekurangan gizi sehingga mengakibatkan bayi dalam kandungan gugur, berat rendah atau cacat
  • Dapat mengakibatkan impotensi atau keinginan seksual yang berlebihan maupun perilaku seksual yang menyimpang sehingga mengganggu keharmonisan keluarga.   

Mengapa beberapa remaja terkena masalah narkoba/miras?

Beberapa remaja terjerumus ke masalah Narkoba dan Miras karena pengaruh dari lingkungan pergaulan.

Mereka yang memakai selalu mempunyai “kelompok pemakai”. Awalnya seseorang hanya mencoba-coba karena keluarga atau teman-teman menggunakannya, namun ada yang kemudian menjadi kebiasaan.

Pada remaja yang “kecewa” dengan kondisi diri atau keluarganya, sering menjadi lebih suka untuk mengorbankan apa saja demi hubungan baik dengan teman-teman khususnya.

Adanya “ajakan” atau “tawaran” dari teman serta banyaknya film dan sarana hiburan yang memberikan contoh “model pergaulan modern” biasanya mendorong mereka kepada pemakaian secara berkelompok.

Apabila seseorang telah menjadi terbiasa memakainya dan karena mudah untuk mendapatkannya, maka dia akan mulai memakainya sendiri sampai tahu-tahu telah menjadi ketagihan dan sulit disembuhkan.

Bagaimana narkoba/miras “menjerat” kehidupanmu?

Jika memakai Narkoba/Miras telah menjadi kebiasaan, maka kamu menjadi ketagihan sehingga sulit menghilangkan keinginan untuk menggunakannya. Sulit menghilangkan, karena zat-zat itu telah meresap ke dalam tubuh dan perasaan, sehingga “menuntut” untuk dipenuhi.

Obat atau minuman keras itu memang menimbulkan ketergantungan, namun yang terutama sebenarnya adalah ketergantungan pada kelompok, yaitu adanya rasa “diakui” mempunyai identitas yang sama dengan mereka, yaitu teman-teman sekelompoknya yang “modern dan pemberani”.

Meskipun demikian ketagihan obat memang dapat menimbulkan “demam’ atau “rasa nyeri” yang berlebihan dan baru akan sembuh jika yang bersangkutan menggunakan obat itu. Maka orang yang telah ketagihan, tidak jarang menjadi pencuri, pemalak, atau mendapatkan apa saja untuk dipakai membeli Narkoba.

Mengapa banyak remaja tidak terjerumus ke masalah narkoba/miras?

Mereka yang tidak terjerumus ke masalah Narkoba/Miras adalah karena “tidak mau” terpengaruh oleh teman bermain atau lingkungannya. Mereka tahu hal itu “barang haram” yang dilarang agama, dan apabila sampai terjerumus maka resikonya akan sangat besar bagi kesehatan dan keselamatan diri mereka sendiri, termasuk bagi kehidupan sosial ekonomi keluarga dan masyarakatnya.

Bagaimana kamu menghindari kecanduan narkoba/miras?

Jangan Pernah Berpikir Untuk Mencoba. Pikiran bahwa “..Aku hanya mencoba dan gampang untuk berhenti….” adalah pikiran yang berbahaya dan salah untuk persoalan Narkoba.

Menghindarkan diri dari pemakaian Narkoba/Miras adalah dengan sikap menolak untuk memakainya, karena sadar penuh terhadap konsekwensi yang diakibatkannya. Sikap menolak yang pertama adalah menjauhkan diri dari mereka yang memakai apabila anda merasa akan sulit untuk bisa menolak tawaran.

Sikap menolak yang lain adalah tidak mau ikut-ikutan menikmati barang itu, meskipun sehari-hari tetap bergaul biasa dengan mereka, hanya saja kamu tidak usah sungkan-sungkan untuk menyatakan “tidak” jika ditawari untuk ikut memakainya.

Contoh pernyataan menolak secara biasa saja adalah seperti:

 “nggak ah, itu berbahaya…”, “nggak ah, kalau nyobain nanti kebablasan…”, “nggak ah, saya tidak biasa pakai kog…”; “nggak ah, itu nggak boleh….”. Sikap menolak secara keras mungkin perlu dilakukan jika seseorang mendesak anda dengankeras. Cukup katakan dengan tegas dan penuh percaya diri: “tidak!!” 

Jika kamu merasa tidak mampu mengatasi bujukan orang yang menginginkanmu menjadi pemakai maka jangan segan-segan minta bantuan atau nasehat dari orang yang kamu percayai.

Bagaimana mengelola diri agar jauh dari narkoba/miras?

Pada prinsipnya kamu harus melaksanakan kehidupan secara seimbang, yaitu memenuhi berbagai kebutuhan baik fisik, sosial, mental, maupun spiritual. Untuk selalu diingat adalah berbagai kegiatan ini dilakukan oleh kamu sehari-hari:

  • Aktif memegang teguh norma-norma agama dan sosial kemasyarakatan
  • Aktif melibatkan diri dalam kegiatan keluarga, sosial kemasyarakatan dan keagamaan
  • Aktif melakukan gerak badan dan olah raga secara berkelompok, 2-3 kali seminggu
  • Aktif melakukan kegiatan hobi, rekreasi atau bermain dengan teman
  • Aktif mengembangkan kemampuan diri dengan berbagai ketrampilan
  • Istirahat yang cukup, 7-8 jam sehari
  • Makan yang cukup dengan gizi seimbang dan jam makan yang teratur, usahakan bersama keluarga
  • Hadapi persoalan hidup dengan tanpa terlalu takut, panik atau stress karena pasti akan dapat diselesaikan seiring dengan berjalannya waktu
  • Jangan menyimpan “persoalan tidak enak”, tapi ceritakan kepada orang lain
  • Percaya bahwa hidup telah ada yang mengatur
  • Kita hanya wajib menjalani dengan sebaik-baiknya sehingga tidak perlu “neko-neko”
  • Jangan mudah menerima sesuatu seperti permen atau cemil-cemilan dari orang yang tidak kamu kenal atau orang yang kamu kenal namun tidak kamu percayai

Apa Yang Dapat Kamu Lakukan Untuk Memerangi Narkoba/Miras?

Buatlah kelompok kegiatan yang bersifat produktif di lingkungan masing-masing.

Bersatulah dalam kelompok tersebut dan saling terbuka untuk membicarakan kesulitan masing-masing terutama jika ada anggota yang mendapat bujukan dari orang yang telah menjadi pemakai.

Ajaklah remaja lain untuk bergabung dalam kegiatan kelompok tersebut. Hubungilah aparat yang berwenang (dapat melalui telpon atau surat tanpa mencantumkan identitas yang jelas jika hal tersebut membahayakan diri dan masyarakat sekitar). 

Apa yang perlu dilakukan jika mengetahui ada orang yang kecanduan disekitarmu?
Ingatkah bahwa masalah narkoba dan miras adalah masalah kita bersama. Semua orang dapat mengalaminya.

Karena itu janganlah mengucilkan atau menjauhi mereka yang terkena narkoba dan miras. Sebaliknya rangkulah mereka dan bantulah mereka untuk keluar dari permasalahan tersebut.

Dukunglah dan bantulah keluarga korban untuk secara bersama-sama menolong korban. Jika mengalami banyak hambatan dalam membantu korban, rujuklah penanganan korban melalui keluarganya kepada pihak yang memiliki kemampuan untuk itu.

8 Tanggapan to “Narkoba dan Miras”

  1. Trinita berkata

    Terima kasih atas informasi nya, semoga dapat menambah wawasan masyarakat lainnya .

  2. jenin berkata

    narkoba adalah barang yang haram
    kesadaran warga untuk menjauhi barang haram itu sangat minim sekali.saya mempunyai usul selain dari penyuluhan narkoba bagaimana jika diadakan semacam komedi atau teater bahkan sirkus yang memuat masalah seputar narkoba.agar orangpun tidak bosan mendengarnya.saya rasa kesadaran pda warga akan semakin meningkat.

  3. daniel radcliffe berkata

    say no to drugs

  4. Osin berkata

    Kenapa tidak ada UU miras secara tegas, lemahnya hukuman para pemasok maupun user mengakibatkan makin banyak yang mengkonsumsi juga pada remaja. Kenapa tidak ditutup saja toko atau usaha yg membuat miras?

  5. tHary berkata

    Narkoba & miras cuma bakalan ngerusak generasi bangsa jadi,
    say no to Drugs…

  6. sarii berkata

    bagi para remaja mending kita jauhi narkoba.. dari pada kita kecanduan. dan jaga diri mue baik-baik..
    lebih baik tutup aja toko” yang masih menjual narkoba dan miiras…
    JADII JUARA JAUHI NARKOBA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 106 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: