Pengaruh Narkoba terhadap Sistem Saraf

Desember 31, 2007

Pengaruh Narkoba terhadap Sistem Saraf

DEWASA ini, banyak orang yang mengonsumsi obat-obatan atau narkoba, mulai dari anak kecil sampai dewasa, bahkan orang yang lanjut usia. Sebenarnya, narkoba ini digunakan di rumah sakit-rumah sakit, seperti narkotika yang digunakan untuk menghilangkan rasa sakit pasien pada saat operasi.

Untuk pemakaian ini, narkotika harus digunakan sesuai dengan dosis yang tepat dan di bawah pengawasan dokter. Namun, karena efeknya yang dianggap dapat membuat jiwa lebih tenang dan nyaman, ada upaya sebagian orang untuk menyalahgunakannya, yaitu menenangkan jiwa yang sedang kacau sehingga beban tersebut terasa hilang. Padahal, beban tersebut tetap ada, malahan pemakaian obat-obatan tersebut menambah masalah baru bagi dirinya, terutama kesehatannya. Masalah tersebut akan timbul apabila si pemakai telah merasa ketagihan, yaitu dengan rusaknya alat tubuh terutama sistem saraf, penurunan gairah seksual, dan kemandulan.

Ada empat macam obat yang berpengaruh terhadap sistem saraf, yaitu:

1. Sedatif, yaitu golongan obat yang dapat mengakibatkan menurunnya aktivitas normal otak. Contohnya valium.

2. Stimulans, yaitu golongan obat yang dapat mempercepat kerja otak. Contohnya kokain.

3. Halusinogen, yaitu golongan obat yang mengakibatkan timbulnya penghayalan pada si pemakai. Contohnya ganja, ekstasi, dan sabu-sabu.

4. Painkiller, yaitu golongan obat yang menekan bagian otak yang bertanggung jawab sebagai rasa sakit. Contohnya morfin dan heroin.

Penggunaan obat-obatan ini memiliki pengaruh terhadap kerja sistem saraf, misalnya hilangnya koordinasi tubuh, karena di dalam tubuh pemakai, kekurangan dopamin. Dopamin merupakan neurotransmitter yang terdapat di otak dan berperan penting dalam merambatkan impuls saraf ke sel saraf lainnya. Hal ini menyebabkan dopamin tidak dihasilkan. Apabila impuls saraf sampai pada bongkol sinapsis, maka gelembung-gelembung sinapsis akan mendekati membran presinapsis.

Namun karena dopamin tidak dihasilkan, neurotransmitte tidak dapat melepaskan isinya ke celah sinapsis sehingga impuls saraf yang dibawa tidak dapat menyebrang ke membran post sinapsis. Kondisi tersebut menyebabkan tidak terjadinya depolarisasi pada membran post sinapsis dan tidak terjadi potensial kerja karena impuls saraf tidak bisa merambat ke sel saraf berikutnya.

Efek lain dari penggunaan obat-obatan terlarang adalah hilangnya kendali otot gerak, kesadaran, denyut jantung melemah, hilangnya nafsu makan, terjadi kerusakan hati dan lambung, kerusakan alat respirasi, gemetar terus-menerus, terjadi kram perut dan bahkan mengakibatkan kematian. Untuk menyembuhkan para pencandu diperlukan terapi yang tepat dengan mengurangi konsumsi obat-obatan sedikit demi sedikit di bawah pengawasan dokter dan diperlukan dukungan moral dari keluarga serta lingkungannya yang diiringi oleh tekad si pemakai untuk segera sembuh. Hal yang paling penting adalah ditumbuhkannya nilai agama dalam diri si pemakai.

23 Tanggapan to “Pengaruh Narkoba terhadap Sistem Saraf”

  1. Voe said

    terima kasih atas informasinya.
    semoga berguna

  2. steve vai said

    thanx bgdz informasi’y…
    dengan gini pr w jd kelar… he2

  3. bunga said

    thank you banget bwt infonya, PR gw jadi kelar deh!!!

  4. vivin said

    thx ya…
    tugas ku dh terselesaikan deh…
    hehehe
    klo’ada info lain…
    kasih tau aq yah… ^^

  5. Nadya Ariestyarini said

    thx bgt nie….
    tugas qu dah jadi deh…
    he..

  6. Dzul said

    Thanks for your information…
    Maybe, i’m not perfect…
    Thank’s

  7. ria cute abizzz said

    mkaci ya atas informasix 2gas aqu selesai deh!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  8. novin said

    narkoba bikin rusak diri,,enak sesaat sengsara seumur hidup,,

  9. mala said

    tx info . tugasku selesai hhhe

  10. dhita said

    Thanks banget yaaa, jadi bisa bikin tugas ppt deh hehe

  11. puteri syifa ramadhan said

    makasi bgt tugas gua jadi cpett kelarr .. :)

  12. nurdin said

    Trima kasih ya infonya,mudah2an bisa ber manfaat bt diri aku.

  13. Galih Azizy Firmasnyah said

    Sekali kali khitan pake Morfin yah..

  14. cax-cax said

    thq tgs gwe selasai
    ini hadu nyantai..

  15. santri said

    informasi tentang ini udah bagus….!!!!!! py low boleh tlong d tmbahin gambarnya dong……!!!!!! biar lengkp…!!!! thank’s1!!!!!!!!!!!

  16. Dian said

    thankz bgt…!!!!!!!

  17. ditjao said

    terima kasih informasinya ^^

  18. Era Muliana said

    thanks ,,,
    akhirnya tugasku seles jga… :)

  19. sudarmono said

    thanks yeachh tas informsinyaaaaaaa
    untung ada u
    jdi tugas q ciap dehhhh
    1 x lgi mksih bnyak yaaaa

  20. TERIMA KASIH ATAS INFORMASIHNYA .
    SEMONGGA BISA BERGUNA BAGI KAMI & TIAP-TIAP NEGARA .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 106 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: